Kehidupan modern dengan segala aktifitas membuat kita banyak bersentuhan dengan racun, baik racun yang sengaja dikonsumsi maupun yang berasal dari makanan olahan seperti: gula, kafein, zat pengawet, obat, alkohol, nikotin, dan polusi. 

Inilah Banyaknya Gejala penumpukan racun dalam tubuh YANG SERING Tidak Anda Sadari, yang berupa: sakit kepala, bau mulut, berat badan naik, sembelit, sariawan, kulit tampak hitam dan kusam, hipertensi, mengantuk, mudah letih, cepat marah, gula darah naik, serangan jantung, gangguan ginjal, dan sebagainya. Menumpuknya racun juga menyebabkan kerja sistem kekebalan tubuh menurun. Akibatnya, kita jadi mudah sakit ketika ada penyakit masuk kedalam tubuh kita.

Secara alami tubuh kita mampu membersihkan diri dari berbagai racun. Namun, ada kalanya kita perlu membantu proses pembersihan tersebut agar berlangsung lebih optimal dengan cara mengkonsumsi nutrisi tinggi serat seperti sayur dan buah. Menjalani proses detoksifikasi akan memudahkan tubuh kita memperbaiki diri kembali, membersihkan dan mengambalikan keseimabangan keseluruhan sistem tubuh.

“Untuk bisa berumur panjang, awet muda tidak pernah sakit, dan langsing haruslah menghemat enzim dan melakukan DETOKSIFIKASI”.
“Saya telah memeriksa lebih dari 300.000 perut pasien selama 35 tahun, sebagian besar penyakit timbul karena peningkatan keasaman dan usus kotor, olah karena itu siapapun perlu melakukan DETOKSIFIKASI”.
(Prof. Dr. Hirumi Shinya, Pakar Colon Cleansing – dalam bukunya “The Enzyme Factor”).

Diet serat menawarkan banyak manfaat untuk kesehatan. Serat makanan, terutama yang ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan kacang-kacangan mungkin paling dikenal karena kemampuannya untuk mencegah atau meringankan sembelit. Namun ternyata makanan yang kita konsumsi sehari-hari seringkali tidak dapat mencukupi kubutuhan tubuh akan serat, padahal serat dapat memberikan banyak manfaat kesehatan yang lain, seperti menurunkan risiko diabetes dan penyakit jantung.